Bismillahirrokhmaanirrokhiim….
Alhamdulillah, hamdan wasyukurillah…
.tak bosan-bosannya lisan ini mengucap puji syukur kehadirat Alloh atas nikmat sehat, rizqi, juga akal fikiran yang telah Alloh berikan kepada kita hingga detik ini. Sobatt…coba deh, kalian lihat sekeliling di sekitar kalian, ada apa coba??hayOo…mungkin yang sekarang sedang di dalam kamar tidur pasti ada kasur, bantal, guling, buku bacaan bahkan ada laptop yang setia menemani tugas harian anda, mungkin juga ada Tipi he-
. Ah….yang saya maksud bukan itu sob..coba kalian perhatikan dan arahkan pandangan kalian keluar jendela. Subhanalloh…ada langit, bahkan ada bulan, ada matahari, bintang-bintang yang membentuk gugusan bintang, subahanalloh….indaah…!!! indaaaaah sekali…itu belom seberapa kalo kita lihat sejauh mata memandang, bahkan sekuku hitam kitapun gak ada apa-apanya deh….@_@ . Coba bayangkan seandainya langit tanpa matahari mungkin kita gak akan merasakan yang namanya malam atopun siang, seandainya langit gak ada bulan atoupun bintang emm….langit nampak mendung T_T, yahh….”Bahwa Alloh menciptakan seluruh isi dunia ini tanpa ada kesia-siaan!”..Subahanalloh kawan, coba renungi hal itu…agar kita semakin bisa mengerti arti dari bersyukur, bukan berarti kita bersyukur hanya dapat nikmat rezeki berupa uang ajah, tapi secara kaffah, seluruhnya…yah….SELURUHNYA…!!!!
Okey…let’s cekidot!!!
Sedikit pengetahuan buat sobatku sekalian, bahwa zaman dahulu di era berapa emmm…, saya kurang tau ada Ejekan pada zaman Reconquesta bahwa menyebut Masjid sebagai mosque, hunian mosquito alias sarang nyamuk. Begitu juga dengan moslem. Ejekan dari seorang yang namanya Frankl, Yahudi asal Austria menyebut bahwa moslem adalah rekan-rekannya sesama tawanan yang tidak bisa survive atau beradaptasi yang tidak lagi memancarkan semangat untuk hidup, putus asa, lemah, dan siap dimasukkan kedalam kamar gas. Ckckckc….Tragiss…!!!!
Berbahasa Inggrislah…tetapi abadikan kata “MASJID” seperti Al-Qur’an menamai, dan tuliskan kata “MUSLIM” sebagaimana ilmu tajwid menata lafadznya. Maka muslim, adalah ejaan untuk hambaNya yang berserah diri padaNya ini akan terasa lebih indah….
Alhamdulillah…
di arena Piala Dunia 2006 Jerman, WAMY (World Assembly of Muslim Youth) membagikan 1,5 juta eksemplar buklet warna-warni dalam bahasa Inggris dan Jerman tentang Islam dan Muslim kepada supporter yang datang dari berbagai bangsa. Saya tidak tahu, adakah hubungannya kemudian dengan keberanian Zidane mempertaruhkan akhir indahnya karirnya demi kehormatan ibu dan agamanya???Wallohua’lam bisshowaabb….
“ ….Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang-orang yang menyeru kepada (jalan) Alloh, beramal shalih dan mengatakan “ Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim”. (QS Fushshilat :33)
Inilah Muslim, sebuah panggilan indah predikat sepanjang masa yang tak akan pernah kita lepaskan sampai maut menjemput. Tetaplah menjadi Muslim, Muslim yang bangga dengan keIslamannya.
“ Katakanlah, “ Hai Ahli kitab, marilah menuju satu kalimat yang tiada perselisihannya antara kami dan kalian, bahwa kita tidak akan menyembah selain kepada Alloh, dan tidak mempersekutukanNya dengan apapun, dan tidaklah sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Rabb selain Alloh”. Jika mereka berpaling maka katakanlah, “ Saksikan bahwa kami seorang Muslim..!!!”. (Qs. Ali ‘Imran: 64)
Seribu, seratus, sepuluh, ataupun satu, Muslim sejati tidak akan ragu untuk berkata, “ SAKSIKAN BAHWA AKU SEORANG MUSLIM…!!!!”
Sobatt…Janganlah pernah ada rasa malu untuk menunjukkan indentitas “Muslim” ini kepada semua orang. Berbanggalah, buktikan kepada semuanya inilah jalan hidup kita, jalan hidup yang insya’alloh di ridhoi olehNya.
Mungkin cobaan, cacian, bahkan ejekan, berupa olok-olokkan cercaan gak gahul, gak jamani, katrok, dan sebagainya yang engkau dapatkan karena mempertahankan prinsip hidupmu, belum seberapa dibandingkan dengan pengorbanan para Nabi beserta sahabatnya. Whatever…tersenyumlah ^__^ *pengalaman pribadi saya sendiri.
”Innasholaati wanusuki wamahyaya wamamaati lillahirobbil ‘aalamiin….”
(Sesungguhnya Sholatku, ibadahku, hidup juga matiku semata-mata hanya untuk Alloh ta’ala).
Janganlah pernah ragu tuk mengatakan, “ Bahwa Aku Seorang Muslim, yeahhh….!!!!”
Semoga bermanfa’at, dan semakin menambah semangat jiwa Muslim sahabatku sekalian tuk tetap ber ahsanu’amalaa (beramal baik)…
Cz Alloh Will Always by Your Self
Insya’alloh….
inspiration from: Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim (karya: Salim A. Fillah)
Subhanalloh walkhamdulillah walaa ilaa haillalloh huallohu Akbar….!!!
^__^

saya suka blognya ukhti...
ReplyDelete