Monday, 16 July 2012

IBUmu…IBUmu…IBUmu…dan BAPAKmu..!!!


Sebelumnya saya ucapkan Selamat buat IBU, dan juga buat para Calon IBU… buat Bapak, dan calon Bapak..!!! ^_^ 

Tulisan ini saya terinspirasi dari tausiyahnya Ustadz. Yusuf Mansyur dalam acara Wisata Hati yang di siarkan secara Live di stasiun swasta  ANT*  (jujur, ane ndak tau acara baru itu :D).

WoOkey…Let’s cekiiddott
                Sambil dengerin murottal dari beliau (Qs. Al-Mulk…surat kesukaann beliau ^_^), ternyata nih ucapan terima kasih kita terhadap Tuhan, hanya beda satu tingkatan ajah dengan terima kasihnya kita terhadap ibu kita.

“Ya Alloh…Aku melihat dan mulai merasakan adanya garis keriput yang menyelimuti tubuh IBU juga Bapakku, belum lama ku meninggalkan beliau tetapi badannya yang dulu masih tegap dan kuat sekarang seolah-olah menjadi begitu lemah, rambutnya yang dulu hitam, sekarang dipenuhi dengan warna putihnya rambut. Ya robb…aku begitu bahagia dan menjadi orang yang paling beruntung memiliki kedua orang tua seperti mereka yang selalu menyayangi aku, yang selalu mensupport aku, yang selalu mendo’akan dibelakang kesuksesanku, yang selalu mengajariku berbagai ilmu agama yang senantiasa beliau mentarbiyahkan sendiri tanpa campur tangan orang lain, beliaulah yang pertama kali mengajarkan kepada aku, sodara- sodaraku mengenal akan Al-Qur’an . Ya robb…aku bahagia, telah dilahirkan dari rahim seorang perempuan yang begitu mencintaiMu dan seorang laki-laki yang begitu taat kepadaMu…”

                Sahabat…, menjadi bii-rul walidain begitu bagian terhebat seorang anak terhadap IBu juga Bapaknya. Dengan mengerjakan amalan soleh, ketika sholat fardhu, ketika kita berpuasa, ketika kita mau menghulurkan hijabnya bagi seorang perempuan untuk menutup auratnya, ketika kita mendirikan qiyamull laill, ketika kita membaca Al-Qur’an, ketika kita mampu bersedekah,dan ketika mendirikan sholat dhuha, sesungguhnya itulah Bii-rull walidain yang paling tinggi. Kenapa bisa dikatakan seperti itu?? SEBAB MENGALIR PAHALA ITU UNTUK ORANG TUA KITA.

                Sahabatt…Jauhi maksiat, karena maksiat itulah seburuk-buruk kedurhakaan. Bila sodara berzina, bukan hanya kalian yang akan dihisab, tetapi juga IBU kita. Sodara yang minu-minuman keras, orang tua sodara semua yang diadili oleh Alloh Subhanahu Wata’ala. Sodara yang mengambil harta haram, lalu orang tua sodara ikut dibelenggu oleh Alloh subhanahu wata’ala…

                Bertobatlah sodara….mungkin sodara tidak secara langsung mengina ibu kalian, tetapi dengan melakukan maksiat sesungguhnya sodara telah menghina secara langsung terhadap ibu-ibu kita.

Semoga bermanfa’at buat sahabatku sekalian,

Dan senantiasa menginspirasiku “Teruslah menulis, Insya’alloh kekal dihadapanNya (Ibnul Jauzi)”

Cz Alloh Will Always by Your Self
Insya’alloh
^_^

1 comment: